Rabu, 16 November 2011

Hormat Kepada BAPA

Seorang anak menghormati bapanya dan seorang hamba menghormati tuannya. Jika aku ini bapa, dimakah hormat yang kepadaKu? Jika aku tuan, dimanakah takut kepadaKu itu? Firman TUHAN semesta alam kepadamu, hai para iman yang menghina namaKu. Tetapi kamu berkata: "Dengan cara bagaimanakah kamu menghina namaMU? (Maleakhi 1:6).
    Seringkali kita menganggap diri kita sebagai orang yang 'bijak' sehingga apapun yang kita lakukan, selalu dianggap sebagai perbuatan yang "baik", dalam hal ini menurut pandangan secara pribadi. Dan tanpa menyadari akan semua itu, kita telah mendukakan hati Bapa.
Mengapa demikian? Karena seringkali kita membanggakan diri dengan segala kemampuan yang kita miliki, sehingga menjadikan diri kita sebagai pribadi yang sombong, dan pada akhirnya hidup dengan seenaknya, tanpa menyadari akan keberadaan diri kita, yakni sebagai orang-orang yang telah dipanggil dan dipilih Allah secara khusus.
Yohanes 1:12 mengatakan, bahwa kita diberi hak untuk menjadi anak Allah serta diberi kuasa yang dari Tuhan jikalau kita percaya kepada Tuhan dengan dengan sungguh-sunggguh, maksudnya ialah dengan menyerahkan dan mempercayakan kepada Tuhan segala aspek kehidupan kita, sehingga dengan demikian kita hidup dibawah pimpinanRoh Allah, Karena kita telah menjadi anak Allah (Roma 8:14).
Kewajiban seorang anak ialah menghormati bapanya, begitu pula dengan kehidupan kita kepada Tuhan. Firman Tuhan dengan jelas mengatakan, "…hormatilah ayahmu dan ibumu—ini adalah suatu perintah penting…"(Efesus 6:1-3), oleh sebab itulah penghormatan kepada Tuhan merupakan perintah yang penting, sehingga janji yang Tuhan berikan kepada kita dipenuhi yaitu diberikan umur yang panjang (Ulangan 5:16).
Ada beberapa hal dari perbuatan kita yang menunjukkan tidak menghormati Tuhan, antara lain:
  1. Membawa persembahan yang cemar, dengan demikian akan menyepelehkan kemuliaan Tuhan (Maleakhi 1:7).
  2. Memberikan persembahan yang cacat / sembarangan (Maleakhi 7:8).
  3. Menipu Allah (Maleakhi 3:8-9).
  4. Membrontak terhadap perintah Allah dengan perbuatan yang tidak berkenan tidak berkenan kepadaNya (Mazmur 107:11-12).
  5. Mendukakan Roh Kudus (Yesaya 63:10).
  6. Hidup tidak sesuai dengan Firman Tuhan, Yaitu dengan sengaja melanggar Firman Tuhan (Yeremia 5:23, Yehezkhiel 5:6).
Oleh sebab itulah Tuhan ingin supaya kita sadar dan bertobat, yaitu dengan hidup taat dan penuh penghormatan kepada Tuhan, sehingga melalui kehidupan kita nama TUHAN senantiasa dimuliakan.
Barangsiapa yang ditegur oleh Tuhan, ia dikasihi (Wahyu 3:19)
IMMANUEL

Tidak ada komentar:

Posting Komentar